• :
  • :
  • WIB

language :

NEWS

PRESS RELEASE: GUGATAN KEPADA ADARO INDONESIA TERUS BERLANJUT

Banjarmasin, 25 Maret 2013 – Proses gugatan PT Pelindo III Cabang Banjarmasin terhadap PT Adaro Indonesia terus bergulir setelah proses mediasi belum membuahkan kesepakatan. PT Pelindo selaku BUMN Pelabuhan menggugat PT Adaro Indonesia atas pungutan jasa Ship to ship Transfer di wilayah Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) yang belum dibayar dengan kerugian materiil sebesar Rp. 75.048.813.068 dan immateriil sebesar Rp. 100 Milyar


Pada proses mediasi yang ketiga pasca didaftarkan gugatan perdata, perbuatan  melawan hukum kepada Panitera Pengadilan Negeri Banjarmasin pada tanggal 5 Februari 2013 dengan nomor pendaftaran No. 17/Pdt.6/2013/PN.Bjm, pada kamis, 21 Maret 2013, PT Adaro Indonesia dan 10 (sepuluh) perusahaan bongkar muat yang menghandling barang Adaro Indonesia belum menunjukan itikad baik untuk melakukan pembayaran atas pungutan tersebut.


General Manager PT Pelindo III (Persero) Cabang banjarmasin Toto Heli Yanto  menyatakan, bahwa PT Pelindo tetap melanjutkan proses ini ke persidangan, karena apa yang kami lakukan ini memiliki dasar hukum yang kuat. Sesuai dengan Keputusan Direksi PT Pelindo III (persero) No. KEP 14/PJ.5.03/P.III-2000 tanggal 31 Mei 2000 tentang Tarif Pelayanan Jasa Barang Di Lingkugan PT Pelindo III (Persero) yang ditegaskan kembali melalui surat Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. B.53/PR.302/MPHB tanggal 19 Juni 2000 perihal pungutan jasa kepelabuhanan di Open Sea Pelabuhan Banjarmasin.


selain dasar hukum tersebut, dalam Keputusan Menteri Perhubungan RI (KEPMENHUB) No. KM 65 tahun 1994 tanggal 19 Oktober 1994 tentang Tarip Jasa Kepelabuhanan untuk Kapal Angkutan Laut Dalam Negeri dan Jasa Kepelabuhanan Lainnya di Pelabuhan Laut yang di Usahakan, dalam Pasal  10 Ayat (2) telah mengatur tentang hal jasa tersebut. Dengan demikian otomatis PT Adaro memiliki kewajiban kepada Negara melalui kami (PT Pelindo untuk melakukan pembayaran jasa Ship To Ship Transfer yang dilakukan.


Sumanto, Selaku jaksa pengacara negara menyatakan bahwa perbuatan PT Adaro telah merugikan negara sebesar sebagaimana disebutkan diatas.berdasar pada temuan Audit Badan Pemeriksa Keuangan RI yang merupakan kepanjangan tangan dari negara. temuan tersebut juga membuktikan hilangnya pendapatan negara (tidak diterima). Jika tidak mau melaksanakan kewajiban kepada negara tersebut di proses mediasi, kami akan terus melanjutkan ke sidang lanjutan yang dijadwalkan 2 April 2013 untuk agenda pembacaan gugatan dan penyampaian eksepsi/ jawaban sanggahan.


Hingga saat ini, PT Pelindo belum menerima tanggapan ataupun jawaan resmi dari perusahaan yang digugat tersebut. Dari pihak kejaksaan  selaku Jaksa Pengacara Negara dalam sidang lanjutan  mediasi telah memberikan solusi dengan menyampaikan permintaan kerugian materiil  sebesar Rp. 75 milyar dengan mengesampinkan kerugian immateriil agar PT Adaro dapat memberikan nilai yang ditawarkan kepada PT Pelindo. Namun hal tersebut belum membuahkan hasil juga.

 

Fakta :

  1. PT Adaro Indonesia telah  melakukan kegiatan bongkar muat alih barang antar kapal (Ship to Ship Transfer) di Perairan Taboneo yang merupakan Daerah Lingkungan Kerja PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin yaitu : 030–32’–45,2” S  /  1140–30’–46,9” T menyusur garis pantai ke arah selatan sampai dengan koordinat 030–50’–00,0” S  /  1140–36’–40,0” T  dan selanjtnya ditarik garis lurus ke Barat sampai dengan koordinat 030–50’–00,0” S  /  1140–20’–00,0” T dan selanjutnya ditarik garis lurus ke Utara sampai dengan koordinat 030–26’–20,0” S  /  1140–20’–00,0” T.
  2. Perairan Taboneo termasuk dalam wilayah lingkungan kerja PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri No. 14 Tahun 1990 dan Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 17 tahun 1990 tanggal 14 Februari 1990 tentang batas batas daerah lingkungan kerja (DLKR) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKP) Pelabuhan Banjarmasin
  3. Sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (KEPMENHUB) No. KM 65 tahun 1994 tanggal 19 Oktober 1994 tentang Tarip Jasa Kepelabuhanan untuk Kapal Angkutan Laut Dalam Negeri dan Jasa Kepelabuhanan Lainnya di Pelabuhan Laut yang di Usahakan, dalam Pasal  10 Ayat (2) disebutkan :”Setiap barang yang dibongkar/dimuat langsung dengan tongkang atau tidak dengan tongkang tanpa melalui dermaga namun di dalam daerah lingkungan kerja/perairan pelabuhan dikenakan tarif sebesar 50% dari tarif dasar untuk jasa dermaga”.
  4. Berdasarkan Keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia III (persero) No. Kep.14/PJ.5.03/P.III=2000 tanggal 31 Mei 2000 tentang tarif pelayanan jasa barang di lingkungan PT Pelindo III (Persero) pasal 9, disebutkan bahwa terhadap kegiatan bongkar muat antar kapal atau antara kapal dengan alat apung lainnya tanpa melalui dermaga di dalam daerah lingkungan kerja perairan dan/atau daerah lingkungan kepentingan perairan pelabuhan, dikenakan tarif jasa kepelabuhanan lainnya sebesar Rp. 300 (tiga ratus rupiah) per ton m3
  5. Hal tersebut ditegaskan kembali dengan sesuai dengan surat Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. B.53/PB.302/MPHB tertanggal 19 Juni 2000 perihal Pungutan jasa Kepelabuhanan di Open Sea Pelabuhan Banjrarmasin yang isinya memerintahkan kepada PT Adaro Indonesia untuk membayar uang jasa kepelabuhanan atas kegiatan bongkar muat alih barang antar kapal (Ship to Ship transfer ) di perairan PT Pelabuhan Indonesia III (persero) Cabang Banjarmasin
  6. Besarnya gugatan adalah 175 Milyar yang terdiri atas kerugian materiil untuk piutang atas kegiatan STS periode tahun 2000 sampai dengan 2012 sebesar Rp. 75.048.813.068 dan immateriil sebesar Rp. 100 Milyar


Kronologis :

  1. PT Adaro melakukan kegiatan bongkar muat alih barang antar kapal (ship to ship transfer) di perairan Taboneo dalam Daerah Lingkungan Kerja (DLKR) Perairan     PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Banjarmasin tersebut, melalui 10 (Sepuluh) perusahaan bongkar muat yaitu :
    1. PT. Aneka Kargo Katulistiwa
    2. PT. Adi Guna Putra
    3. PT. Bahana Inti Barito
    4. PT. Handil Bhakti Persada
    5. PT. Lambang Jaya Barito
    6. PBM Adaro
    7. PT. Mitra Eka Sejati
    8. PT. Mas Logistics
    9. PT. Caral Dwiguna Sejati
    10. j. PT. Mitrabahtera Segara Sejati Tbk
  2. sejak tahun 2000 Berdasarkan Keputusan Direksi PT Pelabuhan Indonesia III (persero) No. Kep.14/PJ.5.03/P.III=2000 tanggal 31 Mei 2000 tentang tarif pelayanan jasa barang di lingkungan PT Pelindo III (Persero) pasal 9, disebutkan bahwa terhadap kegiatan bongkar muat antar kapal atau antara kapal dengan alat apung lainnya tanpa melalui dermaga di dalam daerah lingkungan kerja perairan dan/atau daerah lingkungan kepentingan perairan pelabuhan, dikenakan tarif jasa kepelabuhanan lainnya sebesar Rp. 300 (tiga ratus rupiah) per ton m3
  3. 19 Juni 2000 Menteri Perhubungan Republik Indonesia mengeluarkan surat No. B.53/PB.302/MPHB tertanggal 19 Juni 2000 Perihal Pungutan Jasa Kepelabuhanan di Open sea Pelabuhan Banjarmasin yang isinya memerintahkan PT Adaro Indonesia untuk membayar uang jasa kepelabuhanan atas kegiatan bongkar muat alih barang antar kapal  (Ship to Ship Transfer) di Perairan Taboneo
  4. 31 Agustus 2004 PT Pelindo III (Persero) telah melayangkan surat tagihan piutang No.KU.0202/63/BJM-2004 Tanggal 31 Agustus 2004 dan surat tagihan piutang No.KU.0202/212/BJM-2004 Tanggal 12 November 2004 kepada PT Adaro Indonesia
  5. PT Adaro Indonesia sudah beberapa kali disurati oleh PT Pelindo untuk segera menyelesaikan segala kewajibannya, namun PT Adaro Indonesia selalu mengingkarinya
  6. 26 Januari 2012, pihak PT Pelindo menerima surat dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) No.34/S/XX/01/2012 hal : Penyampaian Resume Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK RI, isinya merekomendasikan agar PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin tetap menagih jasa kepelabuhan kepada PT Adaro Indonesia sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dan apabila tidak berhasil agar diselesaikan melalui jalur hokum
  7. 29 Oktober 2012 dbuatkan somasi kepada PT Adaro dan 10 PBM yang dilanjutkan dengan somasi selanjutnya sebagai berikut :
    1. Somasi I tanggal 29 Oktober 2012 kepada PT Adaro
    2. Somasi II tanggal 14 Nopember 2012 kepada PT Adaro
    3. Somasi III tanggal 28 Nopember 2012 kepada PT Adaro
    4. Somasi I tanggal 2 November 2012 Kepada 10 PBM
    5. Somasi II tanggal 14 November 2012 Kepada 10 PBM
    6. Somasi III tanggal 11 Desember 2012 Kepada 10 PBM
  8. PT Adaro Indonesia tidak ada itikad baik untuk melakukan pembayaran sehingga pada tanggal 5 Februari PT Pelindo III mendaftarkan gugatan kepada Pengadilan Negeri Banjarmasin
  9. 5 Februari 2013 PT Pelindo telah melakukan pendaftaran gugatan perbuatan melawan hukum kepada Ketua Pengadilan Negeri Banjrmasin dengan perkara Nomor 17/Pdt.6/2013/PN.Bjm
  10. 21 Februari 2013 dilakukan sidang pertama dengan agenda mediasi
  11. 7 Maret 2013 dilakukan sidang kedua dengan agenda lanjutan mediasi
  12. 21 Maret 2013 telah dilakukan sidang ketiga dengan agenda mediasi lanjutan atas gugatan terhadap PT Adaro pada Pengadilan Negeri Banjarmasin dan belum menemui kesepakatan
  13. Selanjutnya diagendakan untuk dilakukan sidang ke 4 yang diagendakan pada tanggal 2 April  2013 dengan agenda pembacaan gugatan dan penyampaian eksepsi.

Gugatan perdata ini adalah wujud kepatuhan hukum PT Pelindo untuk menindaklanjuti temuan BPK RI yang merekomendasikan agar dilakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Banjarmasin kepada PT Adaro Indonesia dan perusahaan bongkar muat yang menghandling barang milik PT Adaro

Untuk keterangan / Konfirmasi lebih lanjut hubungi

Asisten Manager Hukum dan Pengamanan
Annang cahyadi
Jl. Barito Hilir No 6 Trisakti, Banjarmasin
Telp : +625113353670
Mobile : +628121759478
Email : humas@banjarmasinport.co.id

Supervisor Hukum dan Humas
Widyas Wendra
Jl. Barito Hilir No 6 Trisakti, Banjarmasin
Telp  : +625113353670
Mobile : +62811253726
Email : wendra@banjarmasinport.co.id

Humas PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin
Emil Puji Arifan
Jl. Barito Hilir No 6 Trisakti, Banjarmasin
Telp  : +625113353670
Mobile : +6285640431433

  • Excellent Services..Pelindo III Banjarmasin have a great Responbility about their Services.

    Sri Mulyani - CEO PT. INDOLINES

  • GREAT PLACE & SERVICES , For Pelindo Banjarmasin !!!

    Stanley G - PT AKR Corrporindo

  • Pelaynanan adalah kinerja utama Maju Terus PELINDO III

    Nurcahya Aditya - General Manager PTPN XIII

  • Kemitraan dengan Mitra Kerja tetap dipertahankan, dan Ditingkatkan lagi

    Djumadri M - Ketua DPW APBMI Kalsel-Teng

  • Service Excelent Competiti e Tariff Improvement Facility

    Hendy - PT Samudera Indonesia

  • Pelindo Garda depan Penyambung "Value Chain" Industri Pelabuhan

    Erwita Triana Dewi - Head of Consumer & Retail BNI

  • Bravo Pelindo III, Kembangkan Terus Pelabuhan guna mensupport kemajuan Kalimantan Selatan

    Marli - PT Wijaya Karya (Persero)

PENGUMUMAN

HASIL RAPAT PPSA

Detil Informasi Rencana Penetapan Jadwal Tambatan Kapal Hasil Rapat PPSA PELINDO III Banjarmasin.

Informasi Rapat :

Tanggal :

PILOT INFO

Informasi Pilotage PELINDO III Banjarmasin.

Tide Tables :

SIARAN PERS

Kantor PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin :
Jl. Barito Hilir Trisakti No. 6 Banjarmasin 70119
Telp 0511-3365866
Fax 0511-3352552
Email : humas@banjarmasinport.co.id
atau customer_care@banjarmasinport.co.id

Kantor Pusat - PT Pelindo III (Persero) :
Jl. Perak Timur No. 610 Surabaya 60165
Telp +62(31)3298631-37
Fax +62(31)3295204/3295207 2
Telex +62(31)32387 PO BOX: 853
Email : inaport3@pp3.co.id

Copyright © 2012 PELINDO III Banjarmasin, All Rights Reserved.
The information, images, and/or data contained in the PELINDO III Banjarmasin Website are copyrighted by their respective owners and may not be distributed, modified, reproduced in whole or in part without prior permission of the website's respective owner(s).